BEM FPIK UNDIP Gelar “ERA” untuk Tingkatkan Kinerja !

ERA adalah sebuah kegiatan untuk memberikan Evaluasi, Refleksi dan Apresiasi bagi seluruh fungsionaris BEM FPIK UNDIP 2015 atas kinerja selama setengah periode kepengurusan. Acara ini adalah program kerja Kepala Divisi yang dibuat khusus untuk Internal BEM FPIK UNDIP dan diadakan dua kali selama satu periode kepengurusan. ERA yang pertama kali diadakan ini mengusung tema BEM FPIK REBORN !. BEM FPIK REBORN ! dimaksudkan sebagai momentum lahirnya kembali BEM FPIK untuk berjuang menjalani kepengurusan  yang harus diselesaikan.

ERA

Acara ERA dilaksanakan di ruang utama Rumah Makan Mie Ongklok, Tembalang pada Sabtu, 4 Juli 2015, berlangsung secara kondusif, intensif, dan inklusif. Tidak kurang dari 82 dari 86 fungsionaris BEM FPIK UNDIP datang untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Adapun target kehadiran 100% fungsionaris, akan tetapi karena keadaan yang tidak memungkinkan, maka acara tetap berlangsung dan bagi fungsionaris yang tidak hadir diharapkan untuk menemui Pengurus Harian (PH).

Acara dibuka dengan Tilawah Alquran yang dibacakan oleh Fawaz Muhammad Sidiqi  kepala departemen Sosial Politik. Kemudian pembacaan visi dan misi oleh pengurus harian dan sambutan dari Ketua BEM FPIK UNDIP.

Evaluasi bagi anggota eksekutif muda dan staf ahli dilakukan oleh kepala departemen atau kepala biro yang bersangkutan. Kepala departemen dan kepala biro secara bergantian menyampaikan evaluasi kepada masing-masing anggotanya dan diterima dengan baik oleh para anggotanya. Setelah penyampaian evaluasi kepada eksekutif muda dan staf ahli , ternyata dirasa perlu membuat komitmen tertulis. Komitmen tertulis ini dibuat oleh seluruh eksekutif muda dan staf ahli yang hadir dan dibacakan secara bersamaan dihadapan pengurus harian. Evaluasi bagi pengurus harian juga diadakan. Evaluasi dilakukan langsung oleh eksekutif muda dan staf ahli yang hadir. Masing-masing pengurus harian mendapat evaluasi yang disampaikan secara bergantian oleh eksekutif muda dan staf ahli.

Refleksi diawali dengan pembacaan tata tertib, mekanisme poin dan surat peringatan yang disampaikan oleh wakil ketua BEM FPIK UNDIP. Tata tertib dibuat untuk menata kedisiplinan berorganisasi BEM FPIK UNDIP. Mekanisme poin yang diterapkan untuk menunjang tata tertib yang dibuat. Pengurangan poin dilakukan apabila fungsionaris melanggar tata tertib yang telah dibuat. Surat Peringatan (SP), memiliki tahapan SP 1, SP 2 dan SP 3, digunakan untuk memberi rambu kepada fungsionaris yang poinnya kurang dari ambang batas yang telah ditelah ditentukan dan jika SP 3, maka dikeluarkan. Kemudian dilanjutkan arahan, instruksi dan brainstorming yang disampaikan oleh Ketua BEM FPIK UNDIP mengenai BEM kedepan dan penyelarasan visi yang telah menjadi tolok ukur keberhasilan pengabdian BEM selama periode kepengurusan.

Apresiasi diberikan kepada fungsionaris terbaik ditiap divisi dan biro. Terdapat delapan orang terbaik dari tiap divisi dan biro. Tiap divisi dan biro diwakili oleh dua orang terdiri dari eksekutif muda terbaik dan staf ahli terbaik. Dari divisi Internal, eksekutif muda terbaik adalah Artika Nanda dari departemen Kesejahteraan Mahasiswa dan Staf Ahli terbaik Indri Putri Sekar Rini dari departemen Harmonisasi Kampus. Divisi Eksternal, Eksekutif Muda terbaik Putri agustina dari departemen Kehumasan dan Staf Ahli terbaik Radha Karina Putri dari departemen Sosial Politik. Divisi Pengembangan, Eksekutif Muda terbaik Oktavianti Wahyu Lestari dan Staf Ahli Terbaik Diky Zhafarina dari departemen Kerjasama dan Pengabdian Masyarakat. Biro, Eksekutif Muda terbaik Intan Rizka Anggraeni dan Staf Ahli terbaik Dadang Farista Ariananta. Penyerahan sertifikat dilakukan oleh kepala divisi dan kepala biro yang bersangkutan. Selain itu, terdapat nominasi tersekre, terfriendly, tereksis dan terheboh yang masing-masing diterima oleh Septian Wirandika Dai, Lucki Erlangga, Annisa Larasati Desi dan Sasti Nuriza.

LKMMD FPIK UNDIP 2015 Latih Peserta Turun Tangan ke Daerah Pesisir


ag

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMMD) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro siapkan peserta untuk terjun langsung ke lapangan dengan mengadakan LKMMD School Sabtu (13/06) di Gd. D Kampus FPIK.

LKMMD School merupakan fasilitas yang disediakan dalam LKMMD FPIM yang berisi materi tentang Analisis sosial ekonomi masyarakat pesisir dan pantai (Ansosek) yang akan digunakan peserta untuk terjun ke lapangan. Menanamkan jiwa kemaritiman kepada peserta, untuk bisa menerapkan langsung kepada masyarakat ilmu yang telah diterima agar materi yang didapatkan tidak cuman sekedar teori tapi juga praktek.Pesisir

Pemateri (Novia Anggraini) mengajak peserta untuk mengemukan ide kreatifnya

Pemberian materi Ansosek kali ini disampaikan oleh Novia Anggraini. Dalam pemberian materinya Novia menyampaikan bahwa masyarakat pesisir dapat didefinisikan sebagai kelompok orang yang tinggal di daerah pesisir, dimana sumber kehidupan perekonomiannya bergantung pada pemanfaatan sumberdaya laut dan pesisir. Secara operasional, masyarakat pesisir hanya difokuskan pada kelompok nelayan, pedagang dan pengolah ikan.

“Sehingga permasalahan yang terjadi pada masyarakat sangat beragam, permasalahan ini disebabkan karena berbagai faktor dan aspek-aspek sosial pada masyarakat. Permasalahan-permasalahan yang terjadi pada masyarakat pesisir meliputi aspek pendidikan, aspek kesehatan, aspek ekonomi, aspek sosial, aspek budaya dan aspek lingkungan” tambahnya.

Sementara itu Fachrul Fitrah selaku ketua panitia LKMMD FPIK 2015 menyatakan bahwa keinginannya dengan diadakan Analisis sosial ekonomi masyarakat pesisir dan pantai ini bisa mencapai tujuan LKMMD FPIK yakni mencetak pemimpin yang berjiwa maritim, dan selain itu juga menjadi jembatan yang menghubungkan antara golongan akademisi dan masyarakat yang selama ini masih terlihat ada jarak. Selain itu juga untuk mendukung fungsi Universitas Diponegoro dalam pengabdian masyarakat seperti yang telah diketahui Undip sendiri memang dalam pengabdian masyarakat cukup serius menggarapnya dengan ditunjukkan telah dimilikinya desa binaan, desa mandiri, dan mitra kampus.

“Output dari Ansosek ini dikembalikan kepada peserta, yang jelas dalam bentuk suatu acara yang bisa memberikan solusi tentang permasalahan yang ada dimasyarkat pesisir tersebut. Sehingga peserta LKMMD bisa melihat dan merasakan langsung permasalahan yang ada, tidak hanya dari media saja.” Paparnya. (SDH)

BEM FPIK UNDIP Siap Bina Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak

 

KDIMAS 2015

 Desa Timbulsloko, Sayung, Kabupaten Demak

               Desa Timbulsloko, Sayung, Kabupaten Demak merupakan salah satu desa yang terletak di pesisir Pantai Utara Jawa Tengah. Tak banyak  keistimewa dari desa ini. Namun, wajah kekhawatiranlah yang tampak dari Desa Timbulsloko ini. Sejak tahun 2000 Desa Timbulsloko sudah terkena dampak abrasi pantai, hampir seluruh Desa Timbulsloko tergenang air rob pada saat air laut pasang. Keahlian dan kemampuan yang tak memadai membuat para warga hanya bisa menerima musibah yang ada. Uluran para relawan, para scientiest,pemerintah setempatlah yang sangat mereka harapkan. Namun disini, kami Tim Pengabdian Mayarakat Mahasiswa FPIK Universitas Diponegoro tidak hanya diam.Tim Pengabdian Masyarakat ini terdiri dari Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro 2015 dan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) FPIK UNDIP. Tanggal 19-20 Juni 2015 para Mahasiswa dari TIM Pengabdian Masyarakat ini bergerak menuju Desa Timbulsloko untuk melakukan kegiatan bakti sosial dan buka bersama.

Dalam kegiatan ini para Mahasiswa mengedukasi adik-adik pesisir Timbulsloko dengan materi perikanan kelautan, penyerahan buku bacaan kepadda Tamna Bacaan Masyarakat Timbulsloko, dan Baju Layak Pakai. Mengapa kami terjun di masyarakat pesisir ? Karena menurut kami, mereka adalah salah satu pemeran untuk ikut serta membenahi dan menjaga lingkungan pesisir yang sudah mulai terkikis oleh ganasnya gelombang laut, sehingga mereka perlu mendaptkan ilmu pengetahuan tentang dunia perikanan kelautan. Harapnnya langkah awal ini merupakan langkah yang baik bagi kami sebagai agent of change yang mampu menerapkan 3 Darma Perguruan Tinggi sesuai dengan basis ilmu yang dimiliki.

KDIMAS

 Pemberian edukasi kepada anak-anak

 Terimakasih kami ucapkan kepada UPK Marine Diving Club, Kecebonk¸Mifresh, Wartamahaprikan dan UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro yang telah ikut berpasrtisi dalam kegiatan bakti sosial dan buka bersama Departemen Kerjasama dan Pengabdian Masyarakat BEM FPIK 2015.

KDIMAS

Foto bersama UPK Marine Diving Club, Kecebonk¸Mifresh, Wartamahaprikan dan UKM Peduli Sosial Universitas Diponegoro

Kedepannya Desa Timbulsloko, Sayung, Kabupaten Demak ini akan menjadi desa binaan dari BEM FPIK UNDIP.
Mohon dukungannya agar apa yang kami cita-citakan dan masyarakat harapkan akan tercapai bahkan bisa terlampaui.

Salam Sweta Dwipa – Salam Satu Nusantara !

BEM FPIK, KMP dan HMIK Suskses Menggelar Grand Opening Research 2015 !


GOR 2015

BEM FPIK, KMP dan HMIK sukses menggelar Grand Opening Research “HITS” FPIK UNDIP 2015 !!!

Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 14 juni 2015, dari pukul 08.00- 13.00 wib di Gedung D 111 Kampus FPIK UNDIP.

dengan pemberi materi;
1. Ibu Dr. Ir. Diana Rachmawati M.Si.
2. Bpk. Slamet Budi Cahyo, S.Pi, S.Tp, M.Sc.
3. Kak Khusnul Ari Mustaqim (Teknik Mesin, 2011)

Grand Opening Research FPIK 2015 menuju FPIK “HITS” apa itu “HITS” ???
“HITS” adalah kepanjangan dari High Intellegence Of Technique in Research Science Writing.

Event ini diselenggarakan spesial bagi mahasiswa FPIK yang kreatif  dan siap menjadi generasi Perubahan Bangsa.
Dalam kegiatan ini peserta benyak mendapatkan imu dan pelatihan mengenai karya tulis ilmiah, baik dari dosen maupun dari para mahasiswa yang sudah berhasil dibidang karya tulis. Sebut saja Bpk. Slamet Budi Cahyo, S.Pi, S.Tp, M.Sc. yang sudah memenangkan pimnas sebanyak 2 kali, kemudian Kak Khusnul Ari Mustaqim yang sering berkeliling dunia hanya bermodalkan peper yang ditulinya.
Semoga para peserta dan semua yang terlibat dalam kegiatan ini bisa mengikuti jejak-jejak mereka, aamiin.

Diucapkan terimakasih kepada panitia dan peserta yang telah mensukseskan kegiatan ini, harapnnya seusai kegiatan ini akan banyak prestasi yang diberikan untuk mengharupkan nama FPIK UNDIP, aamiin.

#SalamSwetaDwipa

POSKO BEM Latih Fungsionaris BEM untuk Berwirausaha

POSKO BEM

AKTIVIS WIRAUSAHA – POSKO BEM

Posko BEM merupakan sebuah program kerja yang bertujuan untuk memperkaya wawasan fungsionaris akan konsep keorganisasian dan arahan kerja BEM FPIK 2015 serta sebagai sarana untuk mengembangkan potensi dan melatih soft skill seluruh fungsionaris BEM FPIK 2015. Program kerja ini dilakukan setiap satu minggu sekali dengan materi yang berganti – ganti yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Pada Posko BEM yang dilakukan pada tanggal 5 Juni 2015 lalu, mengangkat tema Aktivis Wirausaha. Sesuai dengan temanya, materi yang disampaikan pada Posko BEM tersebut seputar kewirausahaan. Materi disampaikan oleh Sdr. Hadi Maulana Rahmat, Wakil Ketua BEM FT Undip periode 2014 sekaligus owner dari Mans Nusantara Food.

Kegiatan Posko BEM dimulai pukul 16.30 WIB yang dibuka oleh Sdri. Wiwid Andriyani, Eksekutif Muda Departemen KPSDM BEM FPIK Undip dan berakhir pukul 18.00 WIB. Kegiatan Posko BEM dibuka dengan perkenalan pembicara, kemudian penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan foto bersama.

Dalam materi bertema “Aktivis Wirausaha” ini dijelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan kewirausahaan, diantaranya adalah bagaimana membentuk mental wirausaha, skala prioritas sebagai seorang wirausahawan, bagaimana pentingnya value proposition sebuah produk dan usaha, serta tahapan – tahapan untuk memulai berwirausaha.